Hidup Seatap Sama Mertua? Ini 5 Aturan yang Wajib Kamu Jalani

Scroll down to content
Satu rumah ditinggali bersama. Hmm, kalau rumah sendiri sih nggak apa-apa, tapi kalau ikut orang lain mungkin bakal ada perasaan nggak enak yang mudah menghantui: seperti takut salah berkata, takut salah bersikap, hingga bingung bagaimana harus memakai barang-barang dan membeli kebutuhan. Bener gak Sahabat Hawa? 😦
 
Apalagi hal-hal tersebut akan kamu temui setiap hari nya loh. Hal ini biasanya terjadi pada pasangan yang masih tinggal bersama orang tua pasangan atau bahasa ‘horor’-nya mertua. Fiuh!
 
Yuk kita simak bareng Hawa, tips rahasia bisa akur satu atap sama mertua, bikin hubungan mu dan suami makin harmonis! ^^
 
1. Karena masih numpang, kamu perlu sadar diri. Kamu dan pasangan baiknya rela mengeluarkan uang untuk makanan sehari-hari
 

Walau memiliki dua kepala keluarga yang berbeda, dapur yang kalian miliki masih sama ya Sahabat Hawa. Hmm, bisa jadi agak ribet ya. Kamu bisa menyisihkan uang untuk membeli makan kamu dan mertua. Sebagai ganti biaya kamu dan suami untuk menumpang gratis di sana sampai menemukan kontrakan atau bahkan membeli rumah sendiri. Untuk urusan masak memasak, kamu dan mertua bisa kompromi perihal siapa yang akan melakukannya. Namun nggak ada salahnya menawarkan diri untuk membantu.

2. Pembelian barang-barang yang berkaitan dengan rumah mungkin bisa dibagi, yang merupakan keperluan pribadi ya beli sendiri-sendiri dong ya~


Barang-barang milik pribadi seperti sampo dan sabun merupakan tanggung jawab sendiri-sendiri. Namun, untuk keperluan seperti sabun untuk mencuci hingga pembersih lantai bisa kamu ambil alih, lagipula pengeluaran ini dilakukan secara berkala bukan setiap hari. Anggap saja uang ini yang juga digunakan saat kamu sudah memiliki rumah sendiri.

3. Saat membeli barang untuk bersama, kamu juga perlu tegas tentang kepemilikan barang tersebut sehingga sewaktu-waktu akan pindah nggak terjadi “nggak enak”


Walau di rumah mertua mungkin barang-barang sudah lengkap dan tersedia, namun barang kali ada beberapa barang yang kamu beli dan ditaruh di rumah tersebut. Kamu mungkin membeli televisi atau lemari, alih-alih menaruhnya di luar kamu bisa menaruhnya di kamar sehingga terlihat bahwa barang tersebut merupakan milikmu. Namun, jika barangnya hanya printilan semacam alat bersih-bersih, ikhlaskan saja ya~

4. Berkenaan dengan biaya, ada beberapa tagihan yang mungkin akan hadir setiap bulannya, yang satu ini bisa kamu bicarakan lebih dulu biar enak pembagiannya


Menerima tagihan listrik, air, dan tagihan-tagihan lainnya mungkin akan membuatmu bingung karena bukan hanya kamu yang memakai namun mertuamu juga. Kamu bisa berkompromi perihal yang satu ini. Apakah kalian akan membaginya dan bagaimana cara pembagian tersebut.

5. Karena masih menumpang, kamu juga perlu bertanggung jawab untuk membereskan rumah dan nggak mengandalkan orang lain


Walaupun rumah milik orang lain tapi selama kamu tinggal di sana berarti kamu juga bertanggung jawab terhadap kebersihan rumah tersebut. Kamu bisa membereskan ruangan yang memang dipakai bersama, namun tak perlu sampai kamar mertua. Sebisa mungkin jangan biarkan mertua melakukan terlalu banyak kegiatan beres-beres apalagi jika kekacauan disebabkan olehmu atau si kecil jika sudah ada.
 
Nah, dari beberapa tips diatas nomor berapa saja yang sudah kamu jalankan? sharing ceritamu tinggal dengan mertua di kolom komentar yaa 😉
 
Sumber Hipwee

46063172_2137490566285231_1885947721953574912_n

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: