Kisah Roman : “Demi Anak Aku Rela Berjuang” (5/9)

Scroll down to content
Screenshot_4
“Dhea itu siapa???”
Tadinya aku ingin berlaku sopan dengan menanyakan terlebih dahulu apakah dia punya waktu berbicara denganku. Namun kupikir aku tak butuh hal semacam itu. Hati dan otskku dipenuhi dengan amarah dan yang ingin kulakukan sekarang hanyalah memuntahkannya kepada suamiku.
 
“aku udah bilang kan itu mahasiswiku?”
“Mahasiswi A? Mahasiswi kampus mana? Kata Teh Amy nggak ada yang namanya Dhea!!”
“Kamu ngapain ngehubungin dia hah? Malu-maluin aja!!”
“Oooooh. Oh jadi kamu nyalahin aku? Dasar tukang selingkuh, tukang..”, aku kemudian melihat ponsel yang tergeletak di meja makannya. Sepertinya tidak, atau belum dikunci.
 
Segera kuambil ponsel tersebut, kemudian aku berlari menuju kamar. Dia mengejarku dari belakang,tapi aku secepat mungkin berlari dan mengunci kamar. Kubuka setiap aplikasi pesan yang ada. Mencari nama Dhea.
 
Ketemu.
 
Sudah selesai ngajar Aa’? Aku udah pulang kantor.
 
Coba dulu Aa’ udah jadi dosen di sana waktu aku masih kuliah. Lebih asyik, daripada kalau kita ketemu di kantor Aa’. Kan enggak enak ya pacaran ketauan di sana, jadi harus kucing-kucingan…
 
Hatiku membara. Sungguh aku bisa membunuh suamiku saat ini juga
 
Ya kalau pun pcrn di kampus, memang orangtua kamu setuju, Dhea? Secara kita beda agama..
 
Maafin aku ya Aa. Gara-gara mrk Aa harus gn
 
Gapapa Dhea. Meskipun nikah sm siapapun,cintaku hny untukmu, sayangku hanya untukmu. Kapan bisa hunting foto brg lg kyk kmrn?
 
Aku menangis sejadi-jadinya. Sementara itu di luar, suamiku menggedor-gedor pintu. Aku tak peduli. Kalau pun dia mati sekarang, aku juga tak peduli.
 
Namun aku mencoba berpikir jernih. Dengan sigap kuscreenshot pembicaraan itu dan dengan cepat aku kirim ke ponselku. Tak lupa juga aku mencatat telepon anak itu.
 
Aku tahu ini bisa menjadi bukti untuk menjatuhkan suamiku.
 
Kemudian kubuka pintu. Di depan ada suamiku tengah berdiri dengan wajah merah. Kuhentikan tangisku dan kulempar ponselnya ke lantai.
 
“Ambil. Ambil semuanya. Termasuk isi rumah ini. Kulkas, mesin cuci, meja makan, kursi. Semua dari orangtuaku tapi kamu ambil aja.”
 
Kemudian kulewati dirinya tanpa peduli lagi. Aku masuk ke kamar kami dan mengambil beberapa barang penting.
 
“Mau ke mana?”
“Tanya sama Dhea saja. Aku mau pergi ke mana kamu pun seharusnya nggak peduli kan?”
“Tapi.. Kamu lagi hamil!”
“Terus???”, aku berkata dengan napas tersengal-sengal. “Sekarang kamu peduli??? Lebih baik kamu hamili Dhea aja dan kamu peduliin dia, brengsek!!!”
 
Aku langsung berlari ke luar pintu, membuka pagar dan berlari hingga ujung gang kompleks. Aku tak peduli apakah suamiku mau menyusul atau tidak.. Kupesan kendaraan online dan kuketikkan alamat tujuan..
**
“Na, kenapa lo? Kok mata lo bengkak?”
Aku mendatangi rumah kawanku, Anin. Semenjak menikah, kawan yang dulu dekat denganku karena kos di tempat yang sama ini jadi agak kujauhi, ialah karena dia kurang menyukai suamiku. Kata Anin, suamiku tidak menyenangkan dan kurang menghargai orang lain, terlihat dari caranya memperlakukan orang. Lagipula kata Anin, dia tidak terlihat sayang denganku
 
“Nin, maafin gue..”
“Maaf buat apa??? Lo kenapa?”
“Suami gue.. Bener elo dari dulu..”
“Suami lo kenapa??? Masuk dulu deh masuk dulu..”
Aku pun masuk ke rumahnya, duduk di ruang tamunya. Kuceritakan semua temuanku hari ini. Tidak ada kata lain yang keluar dari mulut Anin selain “bajingan”.
 
“Cowok nggak tau diri itu dan ceweknya harus dikasih pelajaran…”
“Ta..tapi..”
“Kenapa???”
“Gimana anak gue?”
Anin sontak memelukku kencang. “Sayang, lo harus kuat. Gini lho, semuanya balik kepada lo lagi. Lo mau tetep bertahan dan rujuk, karena lo mau anak lo punya orangtua utuh, tapi itu fake. Atau, lo mau ceraiin suami lo. Atau…”, tiba-tiba Anin tersenyum, “Gue ada alternatif lain, sih..”
“Apa?”
Dia kemudian mengajakku ke kamarnya.
 
Baca kelanjutan Kisah Hawa pada Hari Senin, rabu dan Jumat ya^^ stay tune!

Yuk Download Aplikasi Hawa di Appstore/Google Playstore sekarang juga! Link Download Hawa: https://l.instagram.com/?u=http%3A%2F%2Fbit.ly%2F2v7DA60&e=ATOFQmVR7KHt0zzNk7bUaKXFL7_0TXynC3N-Q_NLr-VyouAmp778hXkXXN7ecPhdb1Tjd4cTIgs0Y6Ca&s=1

ads 7 alt 5b

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: