Tidak Berhasil Hamil Karena Moms Belum Tahu ke 5 Tanda Ovulasi Ini

Scroll down to content
img-06052020-135648-800-x-420-piksel-ca1efb0fa0d52a558f5d2e936644e7df
Hi Sahabat Hawa, salah satu kunci keberhasilan kamu hamil adalah mengetahui masa ovulasi. Seringkali kamu sedang ovulasi namun tidak menyadarinya. Padahal jika sahabat hawa mengetahuinya bisa memperbesar peluang kehamilan loh. Berikut 5 tanda ovulasi yang wajib kamu tahu
 
1. Perubahan lendir serviks
1. Perubahan lendir serviks

Saat mendekati ovulasi, tubuh kamu akan menghasilkan lebih banyak hormon estrogen. Hal ini menyebabkan lendir serviks menjadi lebih jernih dan teksturnya lebih cair, seperti putih telur. Tekstur lendir yang seperti ini membantu sperma berenang ke sel telur yang dilepaskan selama masa ovulasi. 

Jumlah lendir serviks, seperti apa bentuk dan teksturnya, memang bervariasi pada tiap orang. Untuk mengujinya, masukkan jari bersih ke dalam vagina dan lihatlah lendirnya. Apabila lengket, melar, sangat basah, atau licin, itu tandanya kamu sedang berada dalam fase masa subur.

2. Indra penciuman yang lebih meningkat

2. Indra penciuman lebih meningkat

Bagi sebagian wanita, indera penciuman yang lebih sensitif pada paruh akhir siklus menstruasi bisa menjadi tanda ovulasi. Uniknya, hal ini berpengaruh pada ketertarikan kamu. Secara alamiah tubuh kamu akan lebih tertarik pada aroma feromon laki-laki pada masa ovulasi ini.

3. Nyeri pada payudara

3. Nyeri payudara

Tanpa ada gejala lain, tiba-tiba payudara kamu terasa sakit? Payudara yang sakit atau tiba-tiba terasa lembek bisa menjadi tanda ovulasi. Hal ini terjadi akibat aliran hormon yang masuk ke tubuh tepat sebelum dan setelah ovulasi.

4. Nyeri panggul dan perut bagian bawah

4. Nyeri panggul perut bagian bawah

Ovulasi ternyata bisa dirasakan oleh sebagian wanita. Biasanya berupa sakit ringan di perut bagian bawah. Biasanya di satu sisi atau yang lainnya (tidak selalu sama di satu sisi saja). 

Nyeri ovulasi ini disebut Mittelschmerz. Dapat terjadi di mana saja selama beberapa menit hingga jam. Bersamaan dengan rasa nyeri ini, kamu mungkin juga akan mengalami pendarahan ringan pada vagina, keputihan, atau mual bersamaan dengan rasa sakit. Tetapi tak perlu khawatir, rasa sakit ini biasanya hanya berlangsung sebentar. 

5. Bercak ovulasi

5. Bercak ovulasi

Munculnya bercak kecoklatan dari vagina adalah tanda normal ovulasi. Hal ini terjadi karena folikel yang mengelilingi dan melindungi oosit atau telur, sedang berkembang. Ia tumbuh, kemudian pecah dan menghasilkan sejumlah kecil pedarahan. 

Ketika darah ‘matang’, warnanya berubah menjadi lebih coklat. Itulah sebabnya warna dari keputihan berkisar dari merah hingga coklat tua. Meski bukan tanda yang perlu dikhawatirkan, Kamu tetap harus memeriksakan diri ke dokter untuk memeriksa bila ada tanda-tanda infeksi atau kemungkinan kehamilan ektopik, jika Kamu telah aktif secara seksual.

Itu dia lima tanda-tanda yang dapat  dijadikan pedoman untuk mengetahui siklusi ovulasi yang dialami.

Nah, Sahabat Hawa. Saat ini apa yang sedang kamu rasakan? sharing dikolom komentar yuk

Yuk Download Aplikasi Hawa di Appstore/Google Playstore sekarang juga! Link Download Hawa: https://l.instagram.com/?u=http%3A%2F%2Fbit.ly%2F2v7DA60&e=ATOFQmVR7KHt0zzNk7bUaKXFL7_0TXynC3N-Q_NLr-VyouAmp778hXkXXN7ecPhdb1Tjd4cTIgs0Y6Ca&s=1

ads 7 alt 5b

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: