Jangan Sampai Terlewat! Ini Tata Cara Siapkan Malam Lailatul Qadar

Scroll down to content

img-20200430-075050jpg-572d1fd57b9ccfc94ef07ea86b3de3d0

Sahabat Hawa.. Lailatul Qadar dalam bahasa Inggris sering diterjemahkan sebagai Night of Power, atau Night of Decree, atau Night of Glory jatuh dalam salah satu dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.

Ini adalah malam dimana Allah menurunkan wahyu Alquran. Ibadah yang dilakukan dalam satu malam ini setara dengan 84 tahun. Malam Lailatul Qadar juga sangat ditunggu umat muslim sedunia karena merupakan malam dengan kebaikan melebihi 1.000 bulan.

Ibadah pada malam Lailatul Qadar Sangat baik ketika dilakukan dengan hati yang tulus, untuk mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.

Salah satu narasi mengatakan, “Barangsiapa beribadah pada malam Lailatul Qadar karena iman dan ketulusan, semua dosa masa lalu mereka akan diampuni,” [Bukhari dan Muslim].

Melihat pentingnya malam Lailatul Qadar dalam bulan Ramadan, berikut penjelasan dari tim Hawa

1. Asal muasal malam Lailatul Qadar

1. Asal muasal malam Lailatul Qadar

Nuzulul Quran atau waktu turunnya Al-Qur’an ke bumi biasa diperingati pada 17 Ramadan, yang tahun ini berada pada 9 Mei 2020. 

Allah berfirman dalam Surah al-Qadr ayat 1 hingga 5, “Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”

Dari Surah al-Qadr tersebut dapat disimpulkan bahwa peristiwa diturunkannya Al-Qur’an terjadi pada Lailatul Qadar, yang digambarkan lebih baik daripada seribu bulan. 

Beberapa ahli tafsir berpendapat, Al-Qur’an diturunkan melalui dua proses. Proses yang pertama, Al-Qur’an diturunkan secara keseluruhan (jumlatan wahidah) di Baitul Izzah. 

Proses kedua, Al-Qur’an diturunkan secara bertahap melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad sesuai dengan kebutuhan umat, dimulai dari Surah al-Alaq ayat 1-5. 

Turunnya 5 ayat tersebut terjadi ketika Muhammad sedang merenung di Gua Hira.

2. Kapan jatuhnya malam Lailatul Qadar?

2. Kapan jatuh malam Lailatul Qadar

Tanggal pasti malam ini tidak diketahui. Meski begitu, Nabi Muhammad memberi tahu petunjuk dalam bentuk narasi, untuk mencari malam Lailatul Qadar di salah satu dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan, khususnya malam dengan hitungan ganjil. 

Ini berarti malam Ramadan ke-21, 23, 25, 27, dan 29 semuanya memiliki potensi tinggi untuk menjadi malam Lailatul Qadar. 

Ada maksud baik dari petunjuk di tanggal yang tidak diketahui ini, yaitu memberikan kesempatan kepada seseorang untuk melakukan ibadah tambahan sepanjang hari-hari terakhir Ramadan dengan harapan mendapatkan tanggal yang tepat. 

Jika satu malam tertentu diketahui, manusia secara alami akan mengerahkan seluruh upaya mereka pada satu malam itu saja, dan kemungkinan mengendur pada malam-malam lainnya.

3. Apa yang dilakukan umat Islam di malam Lailatul Qadar?

3. Apa dilakukan umat Islam malam Lailatul Qadar

Saat malam Lailatul Qadar, banyak Muslim menghabiskan malam ini di masjid dimana ada program tambahan yang didedikasikan untuk menumbuhkan lingkungan spiritual. 

Bahkan beberapa orang akan mengambil cuti dari pekerjaan untuk memastikan mereka bisa begadang semalaman tanpa harus khawatir tentang pekerjaan mereka esok harinya. 

Setelah sholat Tarawih, para imam akan memberikan ceramah yang mendorong umat Islam untuk memperkuat iman dan ibadah mereka.

Sangat mungkin banyak orang merasa kelelahan menjelang akhir bulan Ramadan, tetapi inilah saat yang paling penting!

Dorongan sangat dibutuhkan dari para Ulama untuk memastikan orang melewati bulan yang suci ini dengan keimanan yang meningkat.

Ibadah yang dilakukan di 10 malam terakhir ini meliputi, doa ekstra, pembacaan Alquran, permohonan yang tulus, dan memuliakan Allah. 

Secara khusus, Nabi menasihati umat Islam untuk melafalkan permohonan yang diterjemahkan menjadi, “Ya Allah, sungguh Engkau adalah Pengampun, Engkau senang untuk mengampuni, jadi maafkan saya.” 

Sama seperti seorang anak yang melihat sesuatu yang menyeramkan, dan kemudian lari ke ibunya karena takut akan hal itu, kita juga harus lari ke Tuhan menjauh dari hukuman.

Sama seperti ibu ada untuk anaknya dengan tangan terbuka, Allah SWT juga ada untuk menerima kita dengan iman yang diperbarui dan fokus pada-Nya.

Kepada Mama yang menjalankan Ibadah Ramadan yang penuh berkah ini, semoga Allah memberi Kamu kekuatan untuk keluar dengan iman dan ketulusan yang tinggi.

Semoga bulan ini menjadi sarana bagi kita semua untuk membersihkan diri secara spiritual dan tampil lebih segar.

Semoga Allah SWT memudahkanmu untuk melanjutkan kebiasaan baik yang sudah dilakukan di bulan ini selama sisa tahun ini dan selama sisa hidupmu ya

Sahabat Hawa, di 10 malam terakhir ramadhan ini semoga doa dan impian kamu segera terwujud diijabah oleh Allah SWT. 

yang ingin dikaruniai buah hati, calon pasangan yang sholeh, anak yang berbakti pada kedua orang tua yuk sama sama Aamiin kan yah 😉

Yuk Download Aplikasi Hawa di Appstore/Google Playstore sekarang juga! Link Download Hawa: https://l.instagram.com/?u=http%3A%2F%2Fbit.ly%2F2v7DA60&e=ATOFQmVR7KHt0zzNk7bUaKXFL7_0TXynC3N-Q_NLr-VyouAmp778hXkXXN7ecPhdb1Tjd4cTIgs0Y6Ca&s=1

ads 7 alt 5b

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: