Kapan Boleh Hamil Lagi Setelah Kuret?

Scroll down to content

037715100_1508486690-Mengandung-dan-Melahirkan10

Kuret atau kuretase (dikuret) bukan sebuah kata asing di telinga para perempuan Indonesia. Mereka mengenal prosedur ini sebagai tindakan pembersihan rahim sesudah mengalami keguguran agar bisa diisi oleh janin yang baru.

Definisi yang sama disampaikan juga oleh Spesialis Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina, dr Ifzal Asril, “Kuretase merupakan sebuah tindakan membersihkan rongga rahim dari jaringan sisa kehamilan.”

Pengertian yang lain, kuretase bisa untuk menggambarkan sebuah prosedur guna mengambil jaringan sample untuk dilakukan pemeriksaan patologi anatomi.

Lebih mudah lagi, seperti yang dijelaskan Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari Rumah Sakit Brawijaya, dr Ali Sungkar bahwa kuretase bahasa lain dari dikeruk. Tidak hanya pada perempuan yang baru saja keguguran, setelah melahirkan pun tidak menutup kemungkinan untuk di-kuret.

Kuret Berarti Dikeruk


Kuretase berarti mengeruk atau membersihkan dinding rahim. Untuk yang sehabis melahirkan, kuretase adalah tindakan mengeruk sisa-sisa plasenta. Selain dikeruk, kuretase bisa menggunakan alat suction atau disedot.

“Kuretase ini untuk mengeluarkan hasil konsepsi sebenarnya.”

Kapan Harus Hamil Lagi Setelah Kuret?

Lantas, wanita harus menunggu berapa lama untuk bisa kembali hamil setelah kuretase?

“Biasanya tiga bulan intervalnya, supaya dinding rahimnya sembuh dulu,” kata dr Ifzal Asril.

Akan tetapi bukan berarti pasangan suami istri tidak boleh berhubungan intim. “Boleh saja, yang penting jangan hamil dulu. Tunda. Berhubungan seks pakai kondom saja.”

Tunggu Tiga Bulan Setelah Kuret Baru Hamil Lagi?

Mengapa harus menunggu selama tiga bulan? Dr Ifzal menganalogikannya dengan panen padi. 

Menurut dia, sawah tidak bisa langsung ditanami padi yang baru sesudah panen. Harus dibajak dulu agar tanah gembur kembali. Baru setelah dirasa gembur, petani kembali menanami padi yang baru. 

“Kalau pada rahim, dinding rahim dan jaringannya jadi harus sembuh dulu.”

Sedangkan menurut Ali Sungkar, kapan saja perempuan yang habis kuretase itu mau hamil, silakan saja. Selama siklusnya sudah kembali.

“Selama dinyatakan bersih dan sudah balik siklusnya, enggak masalah. Bisa hamil lagi satu siklus atau dua siklus.”

Nah, itu dia penjelasan dan pengalaman ibu hamil yang terpaksa dikuret, baik saat keguguran atau pembersihan rahim setelah proses melahirkan. Sahabat Hawa apakah kamu pernah mengalaminya? sharing dikolom komentar yuk!

Yuk Download Aplikasi Hawa di Appstore/Google Playstore sekarang juga! Link Download Hawa: https://l.instagram.com/?u=http%3A%2F%2Fbit.ly%2F2v7DA60&e=ATOFQmVR7KHt0zzNk7bUaKXFL7_0TXynC3N-Q_NLr-VyouAmp778hXkXXN7ecPhdb1Tjd4cTIgs0Y6Ca&s=1

ads 7 alt 5b

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: